Gerakan Nasional Anti Narkotika
National Anti-Drug Movement
flags/gb.png flags/id.png

Profil

Sejarah Singkat Berdirinya GRANAT

Pada bulan September 1999, Seorang anak bangsa, melihat dan merasakan adanya suatu persoalan yang merupakan ancaman yang serius, terhadap kelangsungan bangsa dalam hubungannya dengan kejahatan peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba.

Dalam keadaan resah dan “tidak bisa berbuat apa – apa”, dia memprakarsai untuk mengajak teman – teman dekat / sahabat – sahabat yang dinilainya telah teruji komitmen moral dan kecintaan mereka terhadap tanah air, serta track record mereka masing-masing, yang tidak pernah cacat dalam menjalankan tugas pengabdian dan dalam menjalankan profesi mereka masing – masing selama ini.

Dan atas prakarsa seorang anak bangsa itu tadi , maka berkumpulah 14 orang yaitu :
  1. H. KRH. Henry Yosodiningrat, SH.
  2. Irjen Pol.(Purn) Drs. Koesparmono Irsan, SH, MM, MBA.
  3. Mayjen TNI (Purn) Samsudin.
  4. Tian Bachtiar.
  5. Ny. Hanna Widjaja, SH, MSi.
  6. Ir. Albert Kuhon.
  7. Abdul Rachman Saleh, SH.
  8. Faisal N. Afdhal.
  9. Karni Ilyas, SH.
  10. Kol. Pol. (Purn) Drs. H. Purnomo Subagio, MM.
  11. Jilal Mardani.
  12. Drs. Tonny Soenanto.
  13. Dr. Sudirman, SPKj, MA.
  14. DR. H. Adnan Buyung Nasution, SH.
Setelah melalui beberapa kali pertemuan dan diskusi – diskusi kecil, ternyata terdapat kesamaan persepsi, yaitu mengenai : Bahwa Bangsa Indonesia pada saat itu (tahun 1999), sedang dalam ANCAMAN BAHAYA YANG SERIUS, yang merupakan akibat dari peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut diatas, berdasarkan kenyataan yang dilihat pada waktu itu, yaitu:
  1. Sedikitnya hampir 2 juta orang bangsa Indonesia telah menjadi korban ketergantungan terhadap NARKOBA, yang antara lain meliputi siswa sekolah menengah, Mahasiswa, Kalangan Profesional dan bahkan Oknum Polri maupun Oknum TNI. Setidaknya 2 orang pecandu telah meninggal dunia setiap hari, sebagai akibat penyalahgunaan Narkoba. Selain dari pada itu, hampir sebagian besar dari para pecandu Narkoba, telah mengalami kerusakan mental, Fisik dan sosial.
  2. Bahwa penyalahgunaan dan ketergantungan terhadap narkoba, juga mengakibatkan perubahan karakter para pelajar maupun mahasiswa. Sehingga, mereka terlibat dalam berbagai tindak kejahatan. Yang pada waktu itu, dirasakan bahwa tindak kejahatan, cenderung meningkat, baik kwalitas maupun kwantitasnya. Karena korban yang sedang mengalami ketergantungan, menghalalkan segala cara bahkan rela menjual diri sekedar untuk memperoleh narkoba.
  3. Kenyataan pada waktu itu menunjukan, bahwa Negara Indonesia bukan lagi tempat teransit bagi perdagangan narkoba. Melainkan telah menjadi wilayah tujuan bahkan telah menjadi Negara produsen, sehingga di Indonesia narkoba telah tersebar luas dimana-mana, terdapat dimana-mana dan sangat mudah untuk didapat.
  4. Kenyataan pada waktu itu, juga menunjukan terbatasnya kemampuan para aparat penegak hukum, untuk membendung masuknya narkoba dari luar negeri secara gelap dan memberantas peredaran gelapnya di dalam negeri. Dilain pihak, informasi akan bahaya penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja maupun orang tua dan para pendidik, sangat sedikit. Sehingga masyarakat kurang memberikan partisipasinya mengenai masalah dimaksud.

Berdasarkan kenyataan-kenyataan tersebut, maka pada tanggal 02 Oktober 1999 ke-14 orang yang namanya tersebut diatas, SEPAKAT membentuk WADAH yang diberi nama GRANAT, yang merupakan singkatan dari Gerakan Nasional Anti Narkotika, guna memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba. Untuk Itu, GRANAT baik sendiri, maupun bersama-sama dengan kelompok lainnya atau lembaga Pemerintah melakukan kampanye dan penyuluhan tentang bahaya peredaran gelap dan bahaya penyalahgunaan Narkoba, serta mengkampanyekan tentang cara-cara untuk menangkal peredaran gelap dan mengatasi berbagai bahaya penyalahgunaan Narkoba.

Selanjutnya pada tanggal 28 Oktober 1999, bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda (Untuk mengambil semangat sumpah Pemuda) ke-14 orang tersebut diatas (yang saat ini disebut sebagai para Pemerakarsa dan para Pendiri / Dewan Pendiri GRANAT) mengadakan jumpa Pers untuk Mendeklarasikan berdirinya GRANAT. Sehingga telah merupakan kesepakatan GRANAT secara Nasional, menjadikan tanggal 28 Oktober sebagai hari lahirnya GRANAT, dan diperingati setiap tahunnya sebagai hari Ulang Tahun GRANAT.

Pada awal berdirinya, GRANAT adalah merupakan GERAKAN MORAL, yaitu untuk mengajak semua lapisan masyarakat, agar menciptakan terwujudnya masyarakat Indonesia yang bebas dari penyalahgunaan narkoba dan memerangi peredaran gelap narkoba, menghindari serta menjauhi hal-hal yang berhubungan dengan penyalahgunaannya.

Beberapa hari setelah di Deklarasikan berdirinya GRANAT, maka para Pendiri / Deklarator mendapat telphon dari Tokoh – tokoh masyarakat, Pemuka Agama, dan Tokoh – tokoh Pemuda di seluruh Indonesia, yang pada pokoknya memberikan sambutan positif, serta dukungan, bahkan sebagian besar menginginkan untuk membentuk atau mendirikan GRANAT di daerahnya masing – masing.

Untuk merespon hal tersebut diatas, maka para Pendiri GRANAT, telah mengundang tokoh – tokoh dari berbagai daerah dimaksud, untuk menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional I (Rakernas Pertama). Dan pada tanggal 28 November 1999 di Jakarta, telah diadakan Rakernas GRANAT yang pertama, yang dihadiri oleh tokoh – tokoh masyarakat, Pemuka agama, dan Tokoh – tokoh Pemuda dari berbagai daerah diseluruh Indonesia, yang pada acara pembukaanya di lakukan oleh Jaksa Agung RI pada waktu itu, yaitu Bpk. Marzuki Darusman, SH, yang selanjutnya mendapat kehormatan menjadi salah satu Anggota Dewan Penasehat GRANAT.

Dari hasil Rakernas tersebut, telah disusun dan disahkan ANGGARAN DASAR GRANAT. Dan berdasarkan Anggaran Dasar, maka GRANAT telah berubah menjadi Organisasi Perjuangan, yang berbentuk Organisasi Sosial Kemasyarakatan. Dengan berpedoman pada Anggaran Dasar GRANAT, maka tokoh – tokoh masyarakat, pemuka agama, dan tokoh pemuda dari berbagai daerah diseluruh Indonesia, yang menghadiri Rakernas GRANAT yang Pertama, telah diberi Mandat oleh Dewan Pimpinan Pusat GRANAT, untuk membentuk Badan Pelaksana GRANAT di setiap Propinsi, Kabupaten / Kota, Kampus–kampus Perguruan Tinggi, Kelompok Kerja pada Perusahaan Swasta, Cabang–cabang Khusus pada Pemukiman, Kecamatan – Kecamatan, bahkan di setiap Desa / Kelurahan di seluruh Indonesia.

Facebook

Maraknya peredaran narkoba yang masuk ke wilayah Provinsi Riau merupakan tugas baru bagi Kapolda Riau, Brigjen Pol Nandang dalam menanganinya. Tentunya ini jadi 'pekerjaan rumah' yang harus diselesaikan hingga tuntas.


Sabtu, 14 Oktober 2017 18:06
2 |
Perdebatan Hukuman Mati Sudah Selesai Sejak Diputuskan MK tahun 2007


Sabtu, 14 Oktober 2017 18:06
18 |
GRANATs Delegation to the inaugural Asia-Pacific Forum Against Drugs (APFAD), Singapore, 27 August 2015 GRANAT is a short for National Movement Against Narcotics, initiated by big name individuals and public figures from diverse background. Its advisors and administrators are consisted of lawyers, businessmen, congressmen to military/police seniors. As a public movement, GRANAT aims to address the problems of illicit drug trafficking and substance abuse occurring in Indonesian society today. Since its establishment in 1999, GRANATs proactive movement has received widespread public support and has been able to set up its representative organisatation at the rural and provincial level. It has since become a major grassroots anti-drugs movement in Indonesia. GRANATs mission is to assist government efforts on, among others: 1. Preventing illegal entry of illicit drugs to Indonesia; 2. Curb trafficking of the illicit drugs throughout the country; 3. Preventing drug abuse through continues campaign on anti drugs; 4. Help addicts to get back into their normal life. GRANAT has main five Work Programmes, which includes: organisational development and membership, executive administration and implemetation, information sharing (media and campaign), advocacy (public hotline, public watch, counselling), research and development. All programmes are being implemented simultanously and synergically, reinforcing one another in order to speed up the achievement of GRANATs main goals. In line with its organisational mission/vision and Work Programmes, GRANAT has been supporting and working towards the following features, among others: Supporting the cooperation on drug prevention program among countries in the Asia Pacific region and beyond, especially preventing the young generation from illicit drug abuse. Further, eradicating illicit drug and human trafficking coming from the foreign port of origin (i.e. seap)
Sabtu, 30 September 2017 22:10
6 | 3 |
Buat Koruptor Teroris n Bandar Narkoba .


Sabtu, 29 Juli 2017 04:04
11 | 11 |
Dampak Negatif Akibat Dari Pada Penyalah Gunaan Phisikotropika Jenis Sabu Menurut : Dr. Djeffi R Djamaluddin Adalah " Phisikotik Organik " Dapat Menyebabkan Kerusakan Pada Organ Tubuh Hati Dan Lever Manusia Adalah Satu Bila Mendapat Gangguan Lever Tidak Cepat Diobati Menyebabkan Kerusakan Pada Hati Dan Bisa Berakibat Meninggal Dunia Orang Yg Menderita Gangguan Lever /Sakit Kuning Disebabkan Karna Kecapekan Dan Kurang Istrahat, Pengguna Sabu Umumnya Tidak Bisa Tidur hingga dua atau tiga hari. Dan Hilangnya Nafsu Makan, Sangat Jelas Disini Akan Menderita Gangguan Lever /Kerusakan Pada Hati, Efek Sesaat Saat Gunakan Sabu: (a) Menyebabkan Menjadi Bersemangat (b) Tidak Bisa Tidur (c) Hilangnya Nafsu Makan (d)Gelisah Tidak Bisa Diam/ Hiperaktivitas (e) Halusinasi (f)Paranoid (g) Gangguan Penglihatan (h) Akserasi Detak Jantung Tidak Normal, Dan Tekanan Darah Sampai Batas Tidak Normal Memicu Serangan Jantung, (i) Kejang Yg Fatal Berakibat Kematian (j) Bangkitkan Birahi " Saat Tidak Gunakan Sabu" (a) Cepat Marah (b) Cepat Lelah (c) Tidak Tenang (d)Tidak Bersemangat Lemas, Ingin tidur Terus "Bahaya Jangka Pendek" (a) Pola Tidur Terganggu (b) Gangguan Pernafasan (c) Hilang Kekuatan (d) Hilangnya Nafsu Makan (e) Agresifitas Meningkat (f) Kehilangan Kesadaran/Kehilangan akar Sehat Dan Logika (g) Halusinasi (h) Paranoid (i) Imsonia (J) Kejang Yg Fatal Berakibat Kematian (k) Tulang Rapuh/Tulang Keropos (L) Gangguan Penglihatan " Bahaya Jangka Panjang " (a) Akselerasi Detak Jantung Tidak Normal, Naiknya Tekanan Darah Naik Hingga Dibatas Tdk Normal Memicu Serangan Jantung (b) Pengrusakan Pembuluh Darah Berakibat Stroke (c) Kerusakan Pada Hati, Ginjal Dan Paru Paru (d) Phisikosis (e) Stroke (f) Tulang Keropos/Tulang Rapu (g) Menyebabkan Ketergantungan (g) Perubahan Karakter manusia. Menjadi Orang Yang Egois. (h)Gangguan Kejiwaan dapat menyebabkan Gila Menurut Hasil Surve Dilapangan Para Pengguna Sabu Meninggal Dunia Akibat Menderita Gangguan Lever/ Sakit Kuning, Kerusakan Pada Hati, Ginjal Akselerasi Detak Jantung Tidak Nolmar, Tekanan darah Naik, Hingga Batas Tidak Nolmar, Memicu Serangan Jatung dan mengakibatkan meninggal dunia. Dan Ditemukan ada yg meninggal Dunia dengan Kejang Yg Fatal Mulut Berbusa dan meninggal dunia, Ciri-Ciri : Yg Menderita Ganguan Lever/Sakit Kuning Wajah Dan Sekujur Tubuh Warna kuning, Ciri Ciri: Kerusakan Pada Ginjal Sulit untuk Berjalan Dan Duduk Ciri Ciri : mengalami kerusakan Pada Hati adalah Kaki bengkak dan Perut bengkak. Mengakibatkan meninggal Dunia Pengguna Sabu Jangka panjang Penyalah gunaan Phisikotropika jenis Sabu, mengakibatkan, ganguan pada kejiwaan /Gila Cintailah Diri Sendiri Jauhi Dari Bahaya Penyalah Gunaan Narkotika Dan Phisikotropika, Salah satu Upaya Pencegahan Dari Pada Penyalah Gunaan Narkotika dan Phisikotropika. Berikan Pemahaman secara benar.Tepat dan Akurat Kepada Keluarga. Dan Saudara saudara kita. Lingkungan sekitar dan lingkungan Pendidikan. Atau Para Ulama Akibat dari pada Penyalah Gunaan Narkoba. Kasih sayang dan perhatian dari orang tua terhadap anak anaknya sangat Penting. Aktif berkomunikasi. Sehingga kita mengetahui apa yang sedang dialami oleh anak. Dan apa yang menjadi keluhan pada anak. Sehingga kita dapat mengambil suatu kebijakan Pastikan Anak anak jauh dari pada Pengaruh lingkungan Penyalah gunaan Narkoba. Dari sahabat sekolah hingga teman bermain sehari hari. Pengaruh lingkungan narkoba dapat mengakibatkan sang anak menjadi seorang pengguna narkoba Penulis :Jhon HendrySw Editor : Jhon Hendry Sw


Rabu, 27 September 2017 05:05
1 |
Dampak Negatif Akibat Dari Pada Penyalah Gunaan Phisikotropika Jenis Sabu Menurut : Dr. Djeffi R Djamaluddin Adalah " Phisikotik Organik " Dapat Menyebabkan Kerusakan Pada Organ Tubuh Hati Dan Lever Manusia Adalah Satu Bila Mendapat Gangguan Lever Tidak Cepat Diobati Menyebabkan Kerusakan Pada Hati Dan Bisa Berakibat Meninggal Dunia Orang Yg Menderita Gangguan Lever /Sakit Kuning Disebabkan Karna Kecapekan Dan Kurang Istrahat, Pengguna Sabu Umumnya Tidak Bisa Tidur hingga dua atau tiga hari. Dan Hilangnya Nafsu Makan, Sangat Jelas Disini Akan Menderita Gangguan Lever /Kerusakan Pada Hati, Efek Sesaat Saat Gunakan Sabu: (a) Menyebabkan Menjadi Bersemangat (b) Tidak Bisa Tidur (c) Hilangnya Nafsu Makan (d)Gelisah Tidak Bisa Diam/ Hiperaktivitas (e) Halusinasi (f)Paranoid (g) Gangguan Penglihatan (h) Akserasi Detak Jantung Tidak Normal, Dan Tekanan Darah Sampai Batas Tidak Normal Memicu Serangan Jantung, (i) Kejang Yg Fatal Berakibat Kematian (j) Bangkitkan Birahi " Saat Tidak Gunakan Sabu" (a) Cepat Marah (b) Cepat Lelah (c) Tidak Tenang (d)Tidak Bersemangat Lemas, Ingin tidur Terus "Bahaya Jangka Pendek" (a) Pola Tidur Terganggu (b) Gangguan Pernafasan (c) Hilang Kekuatan (d) Hilangnya Nafsu Makan (e) Agresifitas Meningkat (f) Kehilangan Kesadaran/Kehilangan akar Sehat Dan Logika (g) Halusinasi (h) Paranoid (i) Imsonia (J) Kejang Yg Fatal Berakibat Kematian (k) Tulang Rapuh/Tulang Keropos (L) Gangguan Penglihatan " Bahaya Jangka Panjang " (a) Akselerasi Detak Jantung Tidak Normal, Naiknya Tekanan Darah Naik Hingga Dibatas Tdk Normal Memicu Serangan Jantung (b) Pengrusakan Pembuluh Darah Berakibat Stroke (c) Kerusakan Pada Hati, Ginjal Dan Paru Paru (d) Phisikosis (e) Stroke (f) Tulang Keropos/Tulang Rapu (g) Menyebabkan Ketergantungan (g) Perubahan Karakter manusia. Menjadi Orang Yang Egois. (h)Gangguan Kejiwaan dapat menyebabkan Gila Menurut Hasil Surve Dilapangan Para Pengguna Sabu Meninggal Dunia Akibat Menderita Gangguan Lever/ Sakit Kuning, Kerusakan Pada Hati, Ginjal Akselerasi Detak Jantung Tidak Nolmar, Tekanan darah Naik, Hingga Batas Tidak Nolmar, Memicu Serangan Jatung dan mengakibatkan meninggal dunia. Dan Ditemukan ada yg meninggal Dunia dengan Kejang Yg Fatal Mulut Berbusa dan meninggal dunia, Ciri-Ciri : Yg Menderita Ganguan Lever/Sakit Kuning Wajah Dan Sekujur Tubuh Warna kuning, Ciri Ciri: Kerusakan Pada Ginjal Sulit untuk Berjalan Dan Duduk Ciri Ciri : mengalami kerusakan Pada Hati adalah Kaki bengkak dan Perut bengkak. Mengakibatkan meninggal Dunia Pengguna Sabu Jangka panjang Penyalah gunaan Phisikotropika jenis Sabu, mengakibatkan, ganguan pada kejiwaan /Gila Cintailah Diri Sendiri Jauhi Dari Bahaya Penyalah Gunaan Narkotika Dan Phisikotropika, Salah satu Upaya Pencegahan Dari Pada Penyalah Gunaan Narkotika dan Phisikotropika. Berikan Pemahaman secara benar.Tepat dan Akurat Kepada Keluarga. Dan Saudara saudara kita. Lingkungan sekitar dan lingkungan Pendidikan. Atau Para Ulama Akibat dari pada Penyalah Gunaan Narkoba. Kasih sayang dan perhatian dari orang tua terhadap anak anaknya sangat Penting. Aktif berkomunikasi. Sehingga kita mengetahui apa yang sedang dialami oleh anak. Dan apa yang menjadi keluhan pada anak. Sehingga kita dapat mengambil suatu kebijakan Pastikan Anak anak jauh dari pada Pengaruh lingkungan Penyalah gunaan Narkoba. Dari sahabat sekolah hingga teman bermain sehari hari. Pengaruh lingkungan narkoba dapat mengakibatkan sang anak menjadi seorang pengguna narkoba Penulis :Jhon HendrySw Editor : Jhon Hendry Sw


Minggu, 24 September 2017 06:06
2 |
Kunker Sultra... pelantikan DPD Granat Sultra di Kendari


Sabtu, 23 September 2017 08:08
14 | 3 |
Catatan dari Kegiatan PELANTIKAN DPD GRANAT SULTRA 2017-2022. di Kendari.


Jumat, 22 September 2017 04:04
18 | 2 |
Selamat sore all GRANAT, semoga perjuangan untuk melawan narkotika dan sejenisnya selalu mendapat perlindungan Allah SWT, Tuhan YME, Gusti Kang Maha Wikan


Senin, 4 September 2017 15:03
13 | 7 |
LARSHEN YUNUS: momentum perayaan HUT-RI ke-72 thn, memastikan GRANAT sebagai Pahlawan
Senin, 4 September 2017 15:03
5 | 1 |

Gallery

  • Positive message
  • RADical Times, Residents Against Druggies, Newsletter, July 1 1995, 1 of 4
  • RAD Founder Running for Supervisor, Western Edition, September 1996
  • I'm tripping on that shirt-collar already #vinyl #album #weirdrecords #charityshopfind #thriftstorefinds #religiousrecords #antidrugs #evangelist #preacher #shitshirt #vinylvulture #vinyladdict #vinylporn #cratedigging #rarerecords #albumcover #retrofashi
  • Anti-Drug and Alcohol
  • #poet @BevanBoggenpoel is launching 🚀his #debut #poetry #book in #partnership with @milborrowmedia on 1 December 2016. #verse #poems #love #hate #hope #antigangsterism #antidrugs #education #youth
  • Toadstools (Foreigners)
  • VID_52900928_144855
  • Antidrug at park of Whittier,California
  • Antidrug at park of Whittier,California
  • Uni-Papua-Fc-Landak-with-Leaders-2
  • 160626_ANTIDRUG OH_GROUP SHOT

Video

Dialog: Bersihkan TNI dari Narkoba # 4
Perang melawan narkoba menjadi pekerjaan rumah serius yang harus melibatkan seluruh elemen bangsa. Ironisnya ketika perang melawan narkoba…