Gerakan Nasional Anti Narkotika
National Anti-Drug Movement
flags/gb.png flags/id.png
Kerjasama Kampung 99 Pepohonan dan GRANAT

Soft Opening SAUNG EDUKASI ANTI NARKOBA

Mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman bahaya Narkoba melalui edukasi untuk mencintai, membangun, dan memelihara diri secara berkelanjutan sebagai elemen yang tidak terpisahkan dengan alam
Suatu siang yang panas pada hari Jumat, 3 Juni 2016, di suatu tempat di Depok, sebuah kota yang berdekatan dengan Jakarta Selatan, Dewan Pimpinan Pusat GRANAT, dan beberapa pimpinan daerah lain termasuk Ketua DPD Maluku, bersama-sama dengan pejabat muspika Depok serta komunitas pendidikan dan masyarakat sekitarnya berkumpul di sini di Kampung 99 Pepohonan. Meskipun lembab dengan udara panas manggantung, tanda akan turun hujan, tamu undangan tampak ceria dan menikmati saat ini. Hari ini Kampung 99 Pepohonan melakukan soft opening Saung Edukasi Anti-Narkoba

Kampung 99 Pepohonan (http://www.kampung99pepohonan.com) merupakan kawasan hijau seluas 5 hektar yang awalnya kumuh dan gersang setelah diasrikan kini dihuni oleh 36 keluarga yang hidup sehat secara mandiri dengan cara bertani, berkebun, membudidayakan ikan, beternak sapi, kerbau, kambing, domba, ayam, dan rusa diantara rerimbunan pohon yang  ditanam.

Kampung 99 Pepohonan mengawali budaya kebersamaan dan kekeluargaan di tempat ini dari pengerukan sampah, penimbunan kakus cemplung menjadi tanah padat, penanaman pohon di atas lahan dan pinggir sungai, membuat turap pinggir sungai supaya tidak erosi, sampai dengan kesepakatan untuk ber dapur satu, ber laundry satu dan bersumur satu untuk kebutuhan seluruh penghuni. Semua itu dilakukan secara bersama-sama/gotong royong.

 

Sesuai dengan namanya, Kampung 99 Pepohonan berhasil menciptakan ecosystem yang baik dengan menanam tanaman-tanaman keras diantaranya jati putih, jati, beringin, rengas, bintaro, damar, mahoni, kayu manis, kayu putih, kopo, trembesi, sonokeling, ketapang, kirai, karet, maja, eboni, rotan, nyamplung, puspa, putat, rembang serta beragam pohon keras lainnya yang dilaksanakan secara berkesinambungan. Limbah yang dihasilkan ternak peliharaan: sapi, kerbau, kambing, domba sangat bermanfaat kesuburan tanaman-tanaman dan kebun. Suatu siklus kehidupan pun terbentuk secara alami dan pada akhirnya membentuk komunitas yang sehat dan saling menghargai baik bagi sesama maupun terhadap alam.

 

Kesempatan untuk berbagi pengalaman hidup menyatu dengan alam disepakati oleh keluarga besar dengan cara membuka Kampung 99 Pepohonan untuk masyarakat kota agar mereka dapat tempat alternative untuk rekreasi. Disini tersedia beberapa bangunan kayu yang berfungsi sebagai fasilitas pendukung kegiatan untuk masyarakat, seperti kegiatan outbond, wisata keluarga, panggung musik dan tempat untuk menginap.

 

Sekolah atau masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas Kampung 99 Pepohonan sebagai wahana pendidikan bagi para murid atau anak-anak mereka. Outbond melatih mereka kekompakan, bekerja dalam team dan juga mengajarkan kepemimpinan. Yang tidak kalah menarik adalah mereka dapat belajar bertani, berkebun, memasak, memerah susu ternak, beternak yang semuanya ini tidak mudah diperoleh di ruang kelas diperkotaan.

 

Kini Kampung 99 Pepohonan melanjutkan sumbangsih nya kepada masyarakat dengan membangun dan menyediakan tempat (saung) yang dapat digunakan untuk penyuluhan, mengedukasi masyarakat sehingga terhindar dari bahaya penyalahgunaan Narkoba.

 

Pengoperasian Saung Edukasi Anti Narkoba dibantu oleh GRANAT yang telah bepengalaman dalam kegiatan pencegahan 

 

SEAN mempunyai visi:

Mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman bahaya Narkoba melalui edukasi untuk mencintai, membangun, dan memelihara diri secara berkelanjutan sebagai elemen yang tidak terpisahkan dengan alam; dan

 

Mengemban misi:

  • Membangun, membina, dan meningkatkan kesadaran generasi muda untuk hidup bersih, sehat, dan bebas Narkoba melalui penumbuh-kembangan kepedulian terhadap alam dan lingkungan
  • Memberikan wawasan dan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba bagi kehidupan
  • Mendekatkan generasi muda dengan alam dan mampu mandiri di lingkungan alam yang terbebas dari Narkoba
  • Menjadi wadah, sarana pembelajaran dan teladan bagi masyarakat dalam menghindari penyalahgunaan Narkoba
  • Membangun hidup sehat tanpa Narkoba melalui penumbuhan pengenalan diri sebagai pengejewantahan budaya masyarakat yang menyatu dengan alam.

 

dilaksananakan dengan niat mewujudkan integrated solutions dari Kampung 99 Pepohonan dimana alam yang ada untuk keselamatan generasi muda, atau menyelamatkan generasi muda dari bahaya Narkoba dengan memanfaatkan alam dan lingkungan

 

Selama soft opening, petugas GRANAT, termasuk Sekretaris Jenderal nya, menunjukkan para tamu berbagai poster tentang narkoba dan hal-hal lainnya terkait dengan narkoba, serta pameran karikatur. Pada tahap selanjutnya, selain sesi konseling rutin, SEAN akan juga menampilkan berbagai narkoba yang tersedia di pasar Indonesia untuk membantu masyarakat mengenali bentuk narkoba`

Komentar

Belum ada komentar

Komentar di-non-aktifkan setelah tiga bulan

Facebook

Gallery

  • Web
  • Marijuana Gateway Drug Myth Busted Experts Say
  • Tourdefarm 26th June SMC World Anti Drugs Day
  • THIS IS YOUR BRAIN ON DRUGS
  • Partnership for a Drug-Free America logo (1989)
  • Silkscreen designs
  • Antidrug 2
  • Antidrug Cemetery
  • Antidrug
  • Drugs or Anti-drugs
  • RAD Founder Running for Supervisor, Western Edition, September 1996

Video

Dialog: Bersihkan TNI dari Narkoba # 4
Perang melawan narkoba menjadi pekerjaan rumah serius yang harus melibatkan seluruh elemen bangsa. Ironisnya ketika perang melawan narkoba…