Gerakan Nasional Anti Narkotika
National Anti-Drug Movement
flags/gb.png flags/id.png

Narkotika dan Psikotropika


Narkotika dan Psikotropika

(Tuesday, 26 May 2009)

Pengenalan Bahan Narkotika

Narkotika merupakan obat yang diperlukan dalam bidang pengobatan dan ilmu pengetahuan, namun dapat pula menimbulkan ketergantu ngan yang sangat merugikan bila dipergunakan tanpa pembatasan dan pengawasan yang seksama. Menurut undang-undang RI Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika, pengertian Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan/perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Berdasarkan bahan-bahan yang dipergunakan dalam pembuatannya jenis Narkotika dapat dibedakan menjadi Narkotika Alamiah dan Narkotika Sintetis. Narkotika Alamiah berasal dari tumbuh-tumbuhan yang dalam jumlah relatif kecil diperoleh melalui suatu proses sangat sederhana dan tidak terlalu memerlukan alat-alat modern. Yang termasuk jenis Narkotika Alamiah adalah Candu (opium), Morphine, Heroin, Codein, Daun Coca, Cocain, Ganja (Cannabis Sativa), Psilocybin dan Psilocyn serta Mescalin (Peyote). Narkotika sintetis muncul karena alasan sangat terbatasnya jenis-jenis Narkotika alamiah yang tersedia.Jenis Narkotika yang termasuk dalam Narkotika sintetis antara lain :

 

1. Narkotika Sintetis

· Propoxyphene (Darvon)

· Pentacozine (Talwin)

· Methadone (Dolophine)

· Pethidine & Meperidine (Demerol)

2. Narkotika Semi Sintetis

· Hydromorphone (Dimorphone)

· Oxycodone (Dyhidrone

· Etorphine

Permasalahan penyalahgunaan dan pemberantasan peredaran gelap Narkoba merupakan permasalahan yang demikian komoleks, sehingga memerlukan penanggulangan secara komprehensif dan terpadu antara berbagai disiplin ilmu dan profesi, agama dan sosial budaya, antara berbagai sektor terkait baik pemerintah maupun masyarakat dan kerjasama luar negeri secara terarah, berencana, dan berkelanjutan. Oleh karena itu pengenalan terhadap narkotika dan psikotropika sangat diperlukan dalam upaya mencegah perdagangan ilegal dan melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika dan psikotropika.

 

1.Candu (Opium)

Candu diperoleh dari tanaman bernama “Papaver Somniferum”, dapat dimanfaatkan sebagai bahan Narkotika mulai dari bunga, getah dan bijinya. Candu (Opium), getah kental tanaman poppy, biasanya diperdagangkan tidak sah dalam bentuk gumpalan getah seperti ter yang lekat, dengan warna coklat tua sampai hitam. Candu yang akan digunakan untuk merokok bentuknya seperti molases (air tebu) yang hitam. Candu untuk merokok ujudnya kering dan getas dengan menambahkan glyserine. Candu dapat disimpan dalam hampir setiap tempat penyimpanan.

Pengetesan :

Alkaloids candu bereaksi positif terhadap Reagent Marquis dengan merubah warna Reagent menjadi ungu muda kemerah-merahan sampai ungu.

2. Morphine

Morphine adalah suatu unsur aktif yang berasal dari candu setelah mengalami proses kimiawi. Morphine merupakan alkaloid murni, secara fisik seperti prisma berkilauan, jarum-jarum yang lembut atau seperti bubuk kristal. Warnanya putih, kuning gading, sampai coklat atau coklat kopi.

Pengetesan :

Morphine bereaksi positif terhadap Reagent Marquis dengan merubah warna Reagent menjadi ungu muda kemerah-merahan sampai ungu.

3. Codeine

Pada umumnya codeine berasal dari morphine. Jenis ini banyak sekali digunakan dalam bentuk obat batuk, seperti Terpin Hydrate dan Cheracol. Codeine mungkin dijumpai dalam bentuk kristal-kristal atau larutan seperti dalam obat batuk. Tablet-tablet codeine yang secara gelap dimiliki biasanya merupakan barang curian/diperoleh dengan menggunakan resep palsu.

Pengetesan :

Codeine bereaksi positif terhadap Reagent Marquis dengan merubah warna Reagent menjadi ungu muda kemerah-merahan sampai ungu.

4. Heroin

Pada umumnya heroine berasal dari bahan pokok morphine setelah dipanaskan dengan asam cuka untuk menghasilkan diacetylmorphine yang kemudian dicampur dengan asam hidrocloryc untuk merubah heroin menjadi garam (Heroin Hydrocloride) yang mudah larut dalam air. Heroin terdiri dari kristal-kristal yang sangat halus dan berbau seperti cuka.Heroin berwarna putih sampai putih gading, abu-abu suram, abu-abu kecoklatan atau coklat

Pengetesan :

Heroin bereaksi positif terhadap Reagent Marquis dengan merubah warna Reagent menjadi ungu kemerah-merahan sampai ungu.

5. Cocain

Cocain merupakan Narkotika golongan stimulant (obat perangsang) terbuat dari daun tanaman Ekstraxylon Coca yang banyak tumbuh di daerah pegunungan Andes di Amerika Serikat, India, Ceylon, Hindia Barat dan Pulau Jawa. Cocain adalah Metil Aster 1-Bensoil Eksogonina dengan rumus kimia C17H21NO4. Cocain cairan (warna putih/tidak berwarna) dan kristal (warna putih seperti damar)

Pengetesan :

Cocain bereaksi positif terhadap Reagent Cobalt Thiocyanate memberikan warna biru cerah berkeping-keping.

6. Marihuana (Ganja)

Marihuana didapat dari daun/bunga dari tumbuhan betina jenis Cannabis Sativa atau Cannabis Indica. Tanaman ganja termasuk golongan tanaman persu, batang, cabang dan tangkainya berkayu dengan tinggi antara 1,5 sampai 2,5 meter dan umurnya antara 1 samapai 2 tahun. Jumlah helai daun ganja selalu ganjil yaitu 5, 7, atau 9 helai.

Pengetesan :

Marihuana akan bereaksi positif dengan Reagent KN dan merubah warna Reagent menjadi orange kemerah-merahan.

 

7. Hashish

Daun-daun dan pucuk-pucuk bunga dari tanaman Cannabis Sativa dan Cannabis Indica diliputi oleh zat resin yang aktif dan disebut Cannabin yang dapat menimbulkan efek psikologis. Zat tersebut dapat dipisahkan dengan bermacam cara seperti ekstraksi dengan larutan alcohol atau dipukul-pukul dan kemudian diperas. Zat yang telah dipisahkan tersebut disebut hashish yang memiliki daya kemampuan efek 10 X lebih besar dari marihuana. Kira-kira 625 lb marihuana hanya menghasilkan 1 lb hashish. Hashish mempunyai bentuk seperti oli dan ada juga yang berupa bubuk. Hashish memiliki warna coklat muda, coklat, coklat tua, hijau tua sampai hitam.

Pengetesan :

Hashish akan bereaksi positif dengan Reagent KN dan merubah warna Reagent menjadi orange kemerah-merahan.

8. Peyote – Mescaline

Peyote umumnya dibuat dari bagian atas tumbuhan-tumbuhan sejenis cactus kecil (LOPHO PHORA) yang biasa tumbuh di daerah Rio Grande Amerika Serikat dan Mexico. Bila dimakan pada keadaan kering akan menimbulkan ketidaksadaran dan hallusinasi.

Peyote adalah tanaman cactus yang berisi delapan jenis alkaloid dan yang terpenting adalah mescaline. Semua alkaloid tersebut telah dapat dibuat secara sintetis.

Pengetesan :

Peyote bereaksi positif dengan Reagent Marquis merubah warna Reagent menjadi orange.


Komentar

Penerimaan komentar ditutup

Facebook

Gallery

  • Don't trip!
  • 1T3V0005-Edit
  • 1T3V0012-Edit
  • 1T3V0019-Edit
  • 1T3V0044-Edit
  • 1T3V0045-Edit
  • 1T3V0053 siep
  • 1T3V0057-Edit
  • 1T3V0058-Edit
  • S7EWE- siep & niko10long
  • IMG_2920 siep
  • IMG_2921 siep

Video

Dialog: Bersihkan TNI dari Narkoba # 4
Perang melawan narkoba menjadi pekerjaan rumah serius yang harus melibatkan seluruh elemen bangsa. Ironisnya ketika perang melawan narkoba…