Gerakan Nasional Anti Narkotika
National Anti-Drug Movement
flags/gb.png flags/id.png

Penundaan Eksekusi Mati Freddy Budiman Dinilai Pembiaran Hancurnya Anak Bangsa

Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman (38) tengah difoto oleh warga saat menghadiri rilis pengungkapan kasusnya. Dia masih mengendalikan peredaran narkoba dari dalam lapas. Rilis kasus Freddy diadakan di salah satu gudang miliknya di Mutiara Taman P

JAKARTA, KOMPAS.com - Gembong narkoba Freddy Budiman kembali lolos dari pelaksanaan eksekusi mati.

Penundaan eksekusi terhadap Freddy dinilai Gerakan Antinarkotika (Granat) sebagai pembiaran penghancuran anak bangsa setiap hari. Sebab, Freddy diduga masih mengendalikan bisnis narkoba dari dalam penjara.

"Sehari menunda eksekusi mati Freddy, sama dengan melakukan pembiaran. Wong kita sudah tahu kok kenyataannya (dugaan Freddy mengendalikan bisnis narkoba dari lapas)," ujar Ketua Umum Granat Henry Yosodiningrat saat dihubungi, Jumat (29/4/2016).

Ia pun mempertanyakan sikap Jaksa Agung Muhammad Prasetyo yang dinilai menunda-nunda eksekusi mati terhadap Freddy tersebut dengan alasan masih ada proses Peninjauan Kembali (PK).

Alasan yang sama diberikan Prasetyo pada penundaan eksekusi mati Freddy 29 April 2015 lalu.

"Kelihatan Jaksa Agung yang 'kegenitan' untuk memberikan kesempatan, menanyakan 'Anda mau PK apa enggak?' sampai dua kali," kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Padahal, lanjut Henry, hingga saat ini PK pun belum ada, masih dalam proses apakah dia mau mengajukan proses atau tidak.

Ia pun mendesak agar Pengadilan Negeri segera mengirimkan berkas PK Freddy ke Mahkamah Agung untuk secepatnya diputus.

Sehingga, MA bisa mengembalikan putusan itu kembali ke PN dan menyerahkannya ke Jaksa Agung.

"Jadi jangan Jaksa Agung berdalih lagi," ujar Henry.

Penguluran, lanjut Henry, juga mungkin terjadi. Pengiriman berkas PK ke MK perlu segera dilakukan ke MA karena Henry khawatir ada indikasi pemberian uang untuk memperlambat penyerahan berkas PK di pengadilan.

Indikasi transaksi juga berpotensi terjadi di MA untuk memperlambat pemeriksaan. Terlebih, karena Pemohon sudah mengetahui bahwa dirinya akan dieksekusi mati sehingga memang akan mengulur-ulur waktu.

Freddy adalah terpidana mati atas perkara penyelundupan 1,4 juta pil ekstasi dari China ke Indonesia. Penyelundupan tersebut dilakukan pada 2012 lalu.

Meski sudah berada di balik jeruji besi Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Freddy diduga masih mengendalikan peredaran narkotika. Hal itu terlihat dalam pengungkapan beberapa kasus narkotika.

Hal itu menyebabkan Freddy Budiman dipindah ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah. Namun, sebelumnya Freddy sempat dipindah ke Lapas Gunung Sindur, Jawa Barat.

(Baca: Freddy Budiman Dipindahkan ke Nusakambangan)

Sebelumnya, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo memastikan Freddy Budiman tidak masuk daftar terpidana yang akan dieksekusi mati pada eksekusi gelombang tiga mendatang.

Alasannya, Freddy hingga saat ini masih dalam proses mengajukan Peninjauan Kembali (PK). (Baca: Freddy Budiman Tak Masuk Daftar Eksekusi Mati Gelombang Tiga)

Ini berarti Freddy dua kali lolos dari eksekusi setelah eksekusi mati kedua, 29 April 2015 lalu. Kala itu, alasannya sama seperti alasan Prasetyo saat ini.

Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2016/04/29/08340651/Penundaan.Eksekusi.Mati.Freddy.Budiman.Dinilai.Pembiaran.Hancurnya.Anak.Bangsa


Komentar

Komentar di-non-aktifkan setelah tiga bulan

Facebook

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ *السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ* Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika KABUPATEN LOMBOK UTARA --------------------------------------------------------------------------- Segenap Pengurus DPC Granat Kab.LOMBOK UTARA turut mengungkapkan dengan setulus hati juga keikhlasan dalam rangka Bulan Syawal 1438 H / Juni 2017 bahwa : Air tidak selalu Jernih, Begitu juga Ucapan, . Kapas tidak selalu Putih, Begitu juga Hati, . Langit tidak selalu Biru, Begitu juga Hidup, . Jalan tidak selalu Lurus, Begitu juga Langkah, . Untuk itu Satukan Niat kita untuk menjadikan generasi kedepan yang Lebih baik dan berprestasi Tanpa NARKOBA. Aamiin, . Yaa Rabbal'aalamiin, . Segenap Pengurus DPC Granat Kab.LOMBOK UTARA Mengatur sembah Sepuluh Jari, . Apabila ada bahasa tidak pada tempatnya,. MINTA RIDHO, . Sekaligus MINTA RELAKAN, . Terlebih & Terkurang, . Semuanya Minta Ma'af yang sebesar-besarnya Dengan ucapan : Minal 'Aidin Walfaizin, . Mohon Ma'af Lahir & Bathin Narkoba, . . . . . . No Prestasi, . . . . . . Yes Perjuangan, . . . Oke Granat KLU, . . . Jaya *وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*


Minggu, 25 Juni 2017 11:11
1 | 1 |
Aslm'alkm, . Wr, . Wb Salam sejahtera untuk kita semua, . Dengan memperingati Hari Anti Narkotika Internasional ( HANI ) 22 Juni 2017 Mari kita bersama-sama mebulatkan tekat untuk membersihkan Kampung kita dari Peredaran Gelap Narkoba yang sudah merusak generasi muda kita. Wslm'alkm, . Wr, . Wb


Kamis, 22 Juni 2017 22:10
3 |
ALHAMDULILLAH SUKSES ACARA BUKA PUASA BERSAMA KELUARGA BESAR DPC GRANAT KOTA LANGSA ATAS DUKUNGAN SEGENAP PENGURUS ,SELASA 20 JUNI 2017.DI RH CAFE.YG DIHADIRI KEPALA BNN KOTA LANGSA AKBP NAVRI YULENNI,SH,MH. BERSERTA KASIE BNN DAN KASUBBAG TU BNN LGS,KETUA DPD GRANAT ACEH AFRIZAL,SH DAN WAKILNYA.KETUA PRAKSI PA SAMSUL BAHRI,SH.,HAKIM PENGADILAN NEGERI TAMIENG FAZLI,SH.,KETUA IKAN LGS IR.ISMAIL MANYAK.,KETUA IPQAH KOTA LANGSA SYAHRUL MTA,S.Sos.I.,SEKRETARIS,BENDAHARA DAN PARA WAKIL KETUA SERTA SEGENAP PENGURUS DPC GRANAT KOTA LANGSA DAN JUGA DIHADIRI BEBERAPA MEDIA ELEKTRONIK SERTA MEDIA CETAK.SAYA SELAKU KETUA DPC ISLAMSYAH MTA,ST MENGUCAPKAN TERIMAKASIH KPD SEMUA PIHAK YG TELAH MENSUKSESKAN ACARA BUKA PUASA BERSAMA KELUARGA BESAR DPC GRANAT KOTA LANGSA.SALAM GRANAT.GRANAT MENGABDI UNTUK BANGSA.DAN SIAP MENJALANKAN PROGRAM P4GN.


Selasa, 20 Juni 2017 23:11
10 | 2 |
Presiden JOKOWI. adalah Bapak Pembangunan yg sebenar nya. Tidak ada alasan utk Tidak didoakan dan didukung untuk menerus kan kepemimpinan Neg Bgs n Pemerintah an. Semoga Allah meridhoi n melindungi Beliau n Keluarganya pada Hari Ulang Tahun nya....Selamat Panjang Usia Pak Jokowi.
Rabu, 21 Juni 2017 03:03
5 |
Terimakasih udh diizinin gabung. Untuk kabupaten Bogor kemana kami merapat?
Selasa, 20 Juni 2017 23:11
1 |
Insya Allah besok sukses dlm pelaksanaannya.krn kami mengundang kepala bnn kota lgs.LSM,ORMAS dan OKP Serta beberapa tokoh.berjumlah sekiatar 70 org.indahnya kebersamàan.


Selasa, 20 Juni 2017 23:11
8 |
Alhamdulillah.... giat hari Senin 19 Juni 2017, di depan sekertariat Granat DPD Jabar. Bravo Granat
Senin, 19 Juni 2017 20:08
4 | 7 |
Terima kasih buat pak jilal mardhani yg telah mengizinkan saya bergabung di grup granat ini Salam kenal buat semuanya
Senin, 19 Juni 2017 20:08
2 |
Kami menghrpkan tmn2 Granat seluruh Indonesia....punya ke khas an dan metoda Unggulan dlm upy Cegah n Tangkal Bahaya Narkoba di wilayah n lingkungan msg2.
Senin, 19 Juni 2017 10:10
10 | 5 |
KETUA DPC GRANAT KOTA LANGSA ISLAMSYAH MTA MENYAMPAIKAN P4GN DI ACARA BUKA PUASA BERSAMA DPD II KNPI KOTA LANGSA DI RESTORAN RENGGALI MINGGU 18 JUNI 2017. BERSAMA PEMUDA SIGAP DALAM MISI DAN VISI PERANG MELAWAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA.


Senin, 19 Juni 2017 05:05
9 | 2 |

Gallery

  • RAD Founder Running for Supervisor, Western Edition, September 1996
  • RADical Times, Residents Against Druggies, Newsletter, July 1 1995, 1 of 4
  • I'm tripping on that shirt-collar already #vinyl #album #weirdrecords #charityshopfind #thriftstorefinds #religiousrecords #antidrugs #evangelist #preacher #shitshirt #vinylvulture #vinyladdict #vinylporn #cratedigging #rarerecords #albumcover #retrofashi
  • Anti-Drug and Alcohol
  • #poet @BevanBoggenpoel is launching 🚀his #debut #poetry #book in #partnership with @milborrowmedia on 1 December 2016. #verse #poems #love #hate #hope #antigangsterism #antidrugs #education #youth
  • Toadstools
  • VID_52900928_144855
  • Antidrug at park of Whittier,California
  • Antidrug at park of Whittier,California
  • 160626_ANTIDRUG OH_GROUP SHOT
  • Uni-Papua-Fc-Landak-with-Leaders-2
  • Uni-Papua-Fc-Landak-with-Leaders-1

Video

Dialog: Bersihkan TNI dari Narkoba # 4
Perang melawan narkoba menjadi pekerjaan rumah serius yang harus melibatkan seluruh elemen bangsa. Ironisnya ketika perang melawan narkoba…