Gerakan Nasional Anti Narkotika
National Anti-Drug Movement
flags/gb.png flags/id.png

Press Release Penangkapan Jaringan Narkoba Malaysia


 

 

 

Bid Humas PMJ - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya meringkus jaringan penyelundup narkoba asal Malaysia. Barang bukti yang disita dari tersangka yang berkewarganegaraan Malaysia, China dan Indonesia itu terdiri dari 382 ribu butir pil ekstasi dan 30,5 kg serbuk sabu-sabu dengan nilai lebih dari Rp 150 miliar.

 

 

 

 

 

 

 

Wakil Direktur Rererse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Rachmat Wibowo mengatakan penangkapan tersangka hasil pengintaian selama tiga bulan. "Kami buntuti tersangka mulai dari Dumai," ujar AKBP Rachmad Wibowo, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (3/5/2012).

 

 

 

 

Modus operandi jaringan yang ditengarai sebagai pemain lama ini sangat sederhana dan cenderung nekat. Pil ekstasi dan serbuk sabu-sabu yang diproduksi di Asia Utara tersebut dibawa masuk ke wilayah NKRI melalui pantai timur Sumatera. Paket tersebut kemudian dibawa ke Lampung lewat jalan lalu diserahkan kepada kurir yang akan membawanya ke Jakarta.

 

 

 

 

"Narkobanya tidak dikamuflase, hanya dimasukkan koper. Pemasarannya ke Jakarta, Bali dan Pontianak," sambung Rachmad.

 

 

 

 

Rangkaian penggerebekan dimulai dari Apartemen Puri Casablanca, Jakarta, pada 19 Maret 2012. Di sana polisi meringkus dua orang WNI dengan barang bukti berupa 23 ribu butir ekstasi. Sehari kemudian ditangkap 2 warga negara Malaysia dan seorang warga negara China di Apartemen Ambasador, Jakarta, dengan barang bukti 59 ribu butir ekstasi.

 

 

 

 

Penangkapan kemudian berlanjut ke Jatiasih, Bekasi, dan Lampung. Total tersangka yang berhasil diringkus adalah seorang warga negara China, empat orang warga negara Malaysia dan sebelas orang WNI. Berdasar rilis Polda Metro Jaya, disebutkan bahwa WNI berinisial HRY yang ditangkap di Jatiasih adalah napi LP Serang, Banten.

 

 

 

"Berdasar UU Narkoba, para tersangka diancam hukuman mati," jelas Rachmad.

 

 

 

 

Lebih lanjut diakuinya, otak jaringan penyelundup belum berhasil diringkus. Mereka adalah empat orang warga negara Malaysia dengan inisial P, D, N dan F yang sudah diburu sejak 2005 lalu.

 

 

 

 

"Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian Malaysia untuk penangkapannya," sambung Rachmad. β€‹

 



Komentar

Penerimaan komentar ditutup

Facebook

Ketua Granat Kepulauan Riau Bang Syamsul Paloh bersama ketua DPC Granat Natuna saat berada di Mesjid Agung Natuna , disela kunjungan beliau di Perbatasan


Kamis, 18 Mei 2017 17:05
2 | 6 |
Kelas inspirasi Pengenalan Bahaya Narkoba di TK Happyholykids Manokwari Papua Barat..πŸ‘πŸ‘πŸ‘ antusias anak2. Sejak dini mari kita berikan informasi.


Senin, 22 Mei 2017 11:11
2 |
Membangun koalisi komunitas anti narkoba bersama CADCA
Kamis, 16 Pebruari 2017 12:12
12 | 8 |
KEWARASAAN adalah cara kita berfikir dan berbuat, tentang bagaimana kita bisa berbuat untuk memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin pula diperlakukan seperti itu oleh orang lain... Tetapi Adakalanya Bahwa derajat dan martabat seseorang juga berpengaruh besar dalam membuat hal yang ga waras,, menjadi bisa diterima semua orang, apabila yang melakukannya adalah orang yg mempunyai derajat dan martabat tinggi.... Misal atw contoh Apabila kita datang ke istana negara memakai celana pendek maka bisa dibilang orang itu ga waras... Tetapi Ada yg pernah datang ke istana negara dengan memakai celana pendek... Dan bisa diterima oleh khalayak umum. Publik figur atau artis. secara tak sengaja kehilangan sepatu jadi dipinjami sandal jepit yang sudah butut... Masuk hotel bintang 5 maka itu hal yang biasa malah bisa jadi viral atau trend baru atau dibilang cool... Coba kita yang melakukannya??. Situ waras bro?? Dan itulah jawaban mengapa para publik figure atau artis yang terkena narkoba bahkan kepenjara tapi bisa kebal akan yang namanya stigma???. Secepat angin masyarakat melupakannya jika artis itu pecandu.. Tapi bagi yg bukan artis maka stigma akan abadi sampai tertulis di batu nisannya. Agar semua orang tetap membenci yang namanya pecandu walaupun orangnya sudah mudik atau pulang ke kampung halamannya.. Tapi saya lupa hal berapa itu???.. Wkwkwkwkw... #belajar_waras,


Sabtu, 6 Mei 2017 07:07
2 |
Rakyatmaluku.com – WILLIAM Stanley, bos Murni Utama yang terlibat kasus Narkoba, telah ditetapkan sebagai tersangka, dan kasusnya sementara berproses di Polres Pulau Ambon dan Pp Lease. Namun, bila pemilik 40 gram sabu-sabu ini, sudah ditangani Jaksa Penuntut Umum (JPU), maka hukumanya yang harus di...


Senin, 8 Mei 2017 13:01
5 |

Gallery

  • I'm tripping on that shirt-collar already #vinyl #album #weirdrecords #charityshopfind #thriftstorefinds #religiousrecords #antidrugs #evangelist #preacher #shitshirt #vinylvulture #vinyladdict #vinylporn #cratedigging #rarerecords #albumcover #retrofashi
  • Anti-Drug and Alcohol
  • #poet @BevanBoggenpoel is launching πŸš€his #debut #poetry #book in #partnership with @milborrowmedia on 1 December 2016. #verse #poems #love #hate #hope #antigangsterism #antidrugs #education #youth
  • Toadstools
  • VID_52900928_144855
  • Antidrug at park of Whittier,California
  • Antidrug at park of Whittier,California
  • 160626_ANTIDRUG OH_GROUP SHOT
  • Uni-Papua-Fc-Landak-with-Leaders-2
  • Uni-Papua-Fc-Landak-with-Leaders-1
  • Uni-Papua-Fc-Landak-with-Leaders-3
  • Uni-Papua-Fc-Landak-with-Sekda-4

Video

Dialog: Bersihkan TNI dari Narkoba # 4
Perang melawan narkoba menjadi pekerjaan rumah serius yang harus melibatkan seluruh elemen bangsa. Ironisnya ketika perang melawan narkoba…